<rss
    version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
>
    <channel>
        <title>Desa Kueh</title>
        <link>https://www.kueh.desa.id/</link>
        <atom:link href="https://www.kueh.desa.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <description>Situs Web
            Gampong Kueh Kec. Lhoknga Kab. Aceh Besar Prov. Aceh.
        </description>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:rights>Copyright 2016-2026 OpenDesa - OpenSID 25.12</dc:rights>
                    <item>
                <title>Lentera Sawah Hijau</title>
                <link>https://www.kueh.desa.id/artikel/2024/12/30/lentera-sawah-hijau</link>
                <guid>https://www.kueh.desa.id/artikel/2024/12/30/lentera-sawah-hijau</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Dec 2024 01:10:19 +0700</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[DESA WISATA]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_tUl4A_1735655180_IMG.jpg" />
                        Lentera Sawah Hijau, Ikon Desa Wisata Gampong Kueh Aceh Besar
&amp;ldquo;Di tengah hamparan persawahan, terdapat jembatan panjang berwarna-warni yang menjadi spot foto favorit para pengunjung&amp;rdquo;
[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_tUl4A_1735655180_IMG.jpg" />
                        <p style="text-align: center;">Lentera Sawah Hijau, Ikon Desa Wisata Gampong Kueh Aceh Besar</p>
<h4 style="text-align: center;"><em>&ldquo;Di tengah hamparan persawahan, terdapat jembatan panjang berwarna-warni yang menjadi spot foto favorit para pengunjung&rdquo;</em></h4>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Lentera Sawah Hijau hadir sebagai oase baru yang memanjakan mata. Berlokasi di Gampong Kueh, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, destinasi wisata ini menawarkan pemandangan sawah hijau berlatar Bukit Barisan yang memesona.</p>
<p style="text-align: justify;">Jaraknya hanya 11 kilometer atau sekitar 20 menit dari Kota Banda Aceh. Dengan tiket masuk seharga Rp5.000 per orang, Lentera Sawah Hijau menawarkan pengalaman liburan yang ramah kantong.</p>
<p style="text-align: justify;">Spot favorit para pengunjung adalah jembatan panjang berwarna-warni yang membelah sawah. Di atasnya, wisatawan bisa menikmati panorama sekaligus berburu foto.</p>
<p style="text-align: justify;">&ldquo;Saya suka pemandangannya. Adem dan menyegarkan mata meskipun cuaca panas,&rdquo; kata Nita.</p>
<p style="text-align: justify;">Nita adalah salah seorang pengunjung yang datang bersama rekan kerja dari Banda Aceh. Ia berharap akan ada lebih banyak spot foto dan tempat kuliner di lokasi ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ferdi Akbar (20), salah satu pengelola, menjelaskan, Lentera Sawah Hijau pertama kali dibuka pada Oktober 2023 atas inisiatif para pemuda setempat. Tujuan utama pembangunan destinasi ini adalah untuk meningkatkan ekonomi desa sekaligus melestarikan lingkungan.</p>
<p style="text-align: justify;">&ldquo;Kami ingin memanfaatkan potensi alam di desa kami, sambil menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,&rdquo; ujar Ferdi.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap akhir pekan, Lentera Sawah Hijau ramai dikunjungi hingga 500 orang. Sebagian besar wisatawan mengetahui destinasi ini dari media sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjawab antusiasme tersebut, pengelola berencana menambah fasilitas baru, termasuk jembatan tambahan, tempat kuliner, dan kafe berbentuk kapal.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain jembatan, pengunjung juga bisa menikmati fasilitas sewa payung dan topi, masing-masing seharga Rp5.000. Bagi yang ingin beristirahat, tersedia pondok-pondok kecil yang menawarkan keteduhan sambil menikmati pemandangan persawahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Keindahan Lentera Sawah Hijau juga menarik perhatian wisatawan dari luar daerah. Tidak hanya menyegarkan mata, tempat ini membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan semakin berkembangnya fasilitas, Ferdi berharap Lentera Sawah Hijau bisa menjadi ikon pariwisata Aceh yang lebih dikenal luas.</p>
<p style="text-align: justify;">&ldquo;Kami berharap desa wisata ini tidak hanya memperbaiki ekonomi masyarakat tetapi juga memperkenalkan budaya lokal ke wisatawan,&rdquo; tuturnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lanjut Ferdi, Lentera Sawah Hijau membuktikan bahwa dengan semangat kolaborasi antara pemuda, aparat gampong, dan pemerintah, potensi lokal dapat disulap menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan. (*)</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Admin</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Meraih Juara Favorit</title>
                <link>https://www.kueh.desa.id/artikel/2024/12/30/meraih-juara-favorit</link>
                <guid>https://www.kueh.desa.id/artikel/2024/12/30/meraih-juara-favorit</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Dec 2024 00:58:46 +0700</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Produk Gampong]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_5sYcn_1735523925_rotan.jpeg" />
                        Desa Kueh, Aceh Besar, meraih Juara Favorit Lomba Desa Kerajinan Dekranasda Aceh 2024 berkat anyaman pandan karya Nur Aini. Keberhasilan ini diapresiasi oleh Ketua Dekranasda Aceh Besar, Cut Rezky HanDesa Kueh, Aceh Besar,[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_5sYcn_1735523925_rotan.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Desa Kueh, Aceh Besar, meraih Juara Favorit Lomba Desa Kerajinan Dekranasda Aceh 2024 berkat anyaman pandan karya Nur Aini. Keberhasilan ini diapresiasi oleh Ketua Dekranasda Aceh Besar, Cut Rezky HanDesa Kueh, Aceh Besar, meraih Juara Favorit Lomba Desa Kerajinan Dekranasda Aceh 2024 berkat anyaman pandan karya Nur Aini. Keberhasilan ini diapresiasi oleh Ketua Dekranasda Aceh Besar, Cut Rezky Han</strong></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>KUEH</strong>&nbsp;- Desa Kueh, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, berhasil menyabet predikat Juara Favorit dalam Lomba Desa Kerajinan Dekranasda Aceh Tahun 2024.</p>
<div class="google-auto-placed ap_container">&nbsp;</div>
<p style="text-align: justify;">Penghargaan ini diumumkan dalam peringatan Hari Ibu ke-96 yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Selasa, 17 Desember 2024.</p>
<p style="text-align: justify;">Prestasi ini diraih melalui karya anyaman pandan hasil kreasi Nur Aini, salah satu pengrajin unggulan Desa Kueh, yang mendapatkan nilai 465.</p>
<p style="text-align: justify;">Keberhasilan ini diapresiasi oleh Ketua Dekranasda Aceh Besar, Cut Rezky Handayani, S.I.P., MM, yang hadir langsung mendampingi penerima penghargaan.</p>
<p style="text-align: justify;">"Ini adalah wujud komitmen dan semangat masyarakat Aceh Besar, khususnya Desa Kueh, dalam melestarikan kerajinan tradisional. Anyaman pandan bukan hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang besar. Kami sangat bangga atas pencapaian ini," ujar Cut Rezky Handayani.</p>
<div class="google-auto-placed ap_container" style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<p style="text-align: justify;">Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi para pengrajin lokal. &ldquo;Kami dari Dekranasda Aceh Besar akan terus mendorong pengrajin lokal agar produk mereka mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional,&rdquo; tambahnya.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Juara Utama dan Penghargaan Harapan</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Selain Desa Kueh sebagai Juara Favorit, ajang ini menobatkan Dona Destia dari Desa Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, sebagai Juara I dengan karya bordir kerawang yang meraih nilai tertinggi, yaitu 571.</p>
<p style="text-align: justify;">Juara II diraih oleh Nur Ainun dari Desa Cinta Raja, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, dengan nilai 529, sementara Juara III diberikan kepada Ismail dari Blangkejeren, Kampung Sere, Kabupaten Gayo Lues, dengan nilai 510.</p>
<div class="google-auto-placed ap_container" style="text-align: justify;"><ins class="adsbygoogle adsbygoogle-noablate" data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-8628794795972928" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="unfilled">
<div id="aswift_3_host"><iframe id="aswift_3" tabindex="0" title="Advertisement" src="https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?gdpr=0&amp;client=ca-pub-8628794795972928&amp;output=html&amp;h=280&amp;adk=2762688000&amp;adf=2413558351&amp;pi=t.aa~a.2357380656~i.22~rp.4&amp;w=637&amp;abgtt=6&amp;fwrn=4&amp;fwrnh=100&amp;lmt=1735515031&amp;num_ads=1&amp;rafmt=1&amp;armr=3&amp;sem=mc&amp;pwprc=5881614039&amp;ad_type=text_image&amp;format=637x280&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.koranaceh.net%2F2024%2F12%2Fdesa-kueh-raih-juara-favorit-lomba-desa.html&amp;host=ca-host-pub-1556223355139109&amp;fwr=0&amp;pra=3&amp;rh=159&amp;rw=636&amp;rpe=1&amp;resp_fmts=3&amp;wgl=1&amp;fa=27&amp;uach=WyJXaW5kb3dzIiwiMC4xLjAiLCJ4ODYiLCIiLCIxMDkuMC41NDE0LjEyMCIsbnVsbCwwLG51bGwsIjMyIixbWyJOb3RfQSBCcmFuZCIsIjk5LjAuMC4wIl0sWyJHb29nbGUgQ2hyb21lIiwiMTA5LjAuNTQxNC4xMjAiXSxbIkNocm9taXVtIiwiMTA5LjAuNTQxNC4xMjAiXV0sMF0.&amp;dt=1735523635446&amp;bpp=1&amp;bdt=1373&amp;idt=-M&amp;shv=r20241212&amp;mjsv=m202412090101&amp;ptt=9&amp;saldr=aa&amp;abxe=1&amp;cookie_enabled=1&amp;eoidce=1&amp;prev_fmts=0x0%2C637x280%2C637x280&amp;nras=4&amp;correlator=6617512830436&amp;frm=20&amp;pv=1&amp;u_tz=420&amp;u_his=5&amp;u_h=768&amp;u_w=1024&amp;u_ah=728&amp;u_aw=1024&amp;u_cd=24&amp;u_sd=1&amp;dmc=4&amp;adx=20&amp;ady=2120&amp;biw=1007&amp;bih=625&amp;scr_x=0&amp;scr_y=0&amp;eid=31088580%2C31089329%2C31089337%2C31089339%2C95344791%2C95345966&amp;oid=2&amp;pvsid=2703419513369447&amp;tmod=2127663933&amp;uas=0&amp;nvt=1&amp;ref=https%3A%2F%2Fwww.google.com%2F&amp;fc=1408&amp;brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C1024%2C0%2C1024%2C728%2C1024%2C625&amp;vis=1&amp;rsz=%7C%7Cs%7C&amp;abl=NS&amp;fu=128&amp;bc=31&amp;bz=1&amp;psd=W251bGwsbnVsbCxudWxsLDNd&amp;ifi=4&amp;uci=a!4&amp;btvi=3&amp;fsb=1&amp;dtd=253" name="aswift_3" width="637" height="0" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" sandbox="allow-forms allow-popups allow-popups-to-escape-sandbox allow-same-origin allow-scripts allow-top-navigation-by-user-activation" data-google-container-id="a!4" aria-label="Advertisement" data-google-query-id="CP-FvK6xzooDFQZ0nQkdXks59A" data-load-complete="true"></iframe></div>
</ins></div>
<p style="text-align: justify;">Untuk kategori juara harapan, penghargaan diberikan kepada Wahsial Fadhli dari Kabupaten Aceh Jaya sebagai Harapan I dengan nilai 500.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu disusul Fauzan Nur dari Kabupaten Aceh Utara sebagai Harapan II dengan nilai 482, dan Yurnawati dari Kabupaten Simeulue sebagai Harapan III dengan nilai 476.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Semangat Pelestarian Kerajinan Tradisional</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Prestasi Desa Kueh sebagai Juara Favorit menegaskan semangat masyarakat dalam mengembangkan kerajinan tradisional khas Aceh.</p>
<p style="text-align: justify;">Anyaman pandan, yang menjadi ikon Desa Kueh, mencerminkan kreativitas dan inovasi warga dalam mengolah potensi lokal.</p>
<div class="google-auto-placed ap_container" style="text-align: justify;">&nbsp;</div>
<p style="text-align: justify;">"Dengan dukungan Dekranasda Aceh Besar, kami berharap kerajinan anyaman pandan dari Desa Kueh semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengrajin," ujar Cut Rezky Handayani.</p>
<p style="text-align: justify;">Ajang ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi karya pengrajin Aceh sekaligus mengangkat potensi lokal yang bernilai ekonomi dan budaya.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Admin</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Pengrajin Rotan</title>
                <link>https://www.kueh.desa.id/artikel/2024/10/11/pengrajin-rotan</link>
                <guid>https://www.kueh.desa.id/artikel/2024/10/11/pengrajin-rotan</guid>
                <pubDate>Fri, 11 Oct 2024 08:51:47 +0700</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Produk Gampong]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1728640586_rotan.jpg" />
                        KUEH_ Pj Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Safriati mengunjungi Gampong Kueh Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar dalam rangka pembinaan dan penilaian desa kerajinan, Kamis, 10 Oktober 2024.
[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1728640586_rotan.jpg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>KUEH_</strong> Pj Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Safriati mengunjungi Gampong Kueh Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar dalam rangka pembinaan dan penilaian desa kerajinan, Kamis, 10 Oktober 2024.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan tersebut, Safriati juga mendengarkan langsung keluhan dan hambatan yang dihadapi oleh para pengrajin rotan.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa pengrajin mengungkapkan mereka masih kesulitan dalam memotong rotan dan membutuhkan mesin pemotong untuk meningkatkan efisiensi produksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, mereka juga meminta dukungan dalam hal promosi produk kerajinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menanggapi hal tersebut, Safriati meminta dinas terkait untuk segera mengakomodasi kebutuhan para pengrajin.</p>
<p style="text-align: justify;">Safriati juga menyarankan agar desa menyediakan galeri khusus untuk memajang hasil kerajinan rotan, sehingga para pembeli dapat dengan mudah melihat dan membeli produk yang dipajang dengan fasilitas yang memadai, seperti area parkir yang nyaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Istri&nbsp;<a href="https://infoaceh.net/umum/pj-gubernur-safrizal-kirim-bantuan-untuk-korban-kebakaran-simeulue/">Pj Gubernur</a>&nbsp;Aceh Safrizal ZA ini memberikan apresiasi kepada para pengrajin rotan di Gampong Kueh, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, atas upaya mereka dalam mengolah rotan menjadi berbagai jenis kerajinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menekankan, dahulu rotan hanya digunakan sebagai alat pengikat, namun kini bahan tersebut telah berkembang menjadi peluang besar dalam industri kerajinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kunjungannya, Safriati meminta para pengrajin untuk terus meningkatkan kreativitas dan kualitas produk mereka, mengingat ketersediaan bahan baku rotan di Aceh yang melimpah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia juga berharap pada akhirnya produk-produk kerajinan rotan dari Aceh bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.</p>
<p style="text-align: justify;">&ldquo;Kita memiliki potensi besar. Karena itu, saya mendorong dinas terkait untuk memberikan dukungan maksimal kepada para pengrajin, baik dalam hal pengembangan ide-ide baru maupun promosi produk mereka,&rdquo; ujar Safriati dalam kegiatan yang juga dihadiri Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Safriati menyoroti pentingnya regenerasi di kalangan pengrajin. Menurutnya, saat ini sebagian besar pengrajin rotan adalah generasi tua, sementara banyak talenta muda yang dapat dilibatkan dalam mengembangkan potensi besar ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia juga meminta pemerintah kabupaten untuk lebih aktif dalam memberikan pembinaan kepada para pengrajin.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, Safriati mengajak para pengrajin memanfaatkan kemajuan teknologi digital sebagai alat promosi dan pemasaran produk kerajinan mereka, sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam arahannya, Safriati menekankan pentingnya pembentukan koperasi bagi pengrajin. Menurutnya, dengan adanya koperasi, para pengrajin akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, serta lebih mudah menggandeng mitra seperti perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau lembaga lainnya, karena mereka sudah tergabung dalam wadah yang berbadan hukum.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara Pj Ketua Dekranasda Aceh Besar, Cut Rezky Handayani menyebutkan bahwa di desa tersebut terdapat 63 pengrajin yang tergabung dalam 10 kelompok.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia berharap pembinaan yang diberikan kepada para pengrajin dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">&ldquo;Harapan saya, desa ini dapat menjadi ikon kerajinan rotan, dan semoga sentra kerajinan rotan di sini menjadi salah satu yang terbaik di Aceh, sekaligus menjadi destinasi wisata yang menarik,&rdquo; pungkas Cut Rezky.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ditutup peninjauan berbagai hasil kerajinan rotan yang dipajang di lokasi. Ragam hasil kerajinan itu di antaranya keranjang, kursi, tudung saji, rak serbaguna, hiasan dinding anyaman, dan sejumlah lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu juga dilakukan peninjauan langsung proses pengolahan rotan yang dilakukan secara tradisional oleh para pengrajin di desa itu.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Admin</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Berita Desa</title>
                <link>https://www.kueh.desa.id/artikel/2024/09/15/berita-desa</link>
                <guid>https://www.kueh.desa.id/artikel/2024/09/15/berita-desa</guid>
                <pubDate>Sun, 15 Sep 2024 15:08:58 +0700</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Produk Gampong]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1726416843_images.jpeg" />
                        Aceh Besar Sebanyak 115 Gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar kembali menerima Dana Desa tambahan ( Insentif) di tahun 2024. Besaran dana tambahan itu mencapai Rp 15,2 miliar.Dana tersebut bersumber dari APBN sebagaimana tertuang[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1726416843_images.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;">Aceh Besar Sebanyak 115 Gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar kembali menerima Dana Desa tambahan ( Insentif) di tahun 2024. Besaran dana tambahan itu mencapai Rp 15,2 miliar.Dana tersebut bersumber dari APBN sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 352 Tahun 2024 tentang Rincian Insentif Desa Setiap Desa TA 2024. Gampong&nbsp; yang telah memenuhi kriteria kinerja pemerintah desa. Gampong Kueh&nbsp; menjadi salah satu penerima berkat prestasinya dalam hal tata kelola pemerintahan, transparansi penggunaan anggaran, dan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Pemerntah terus berupaya untuk mendorong Kinerja Aparatur Gampong Kueh melalui Kebijakan Insentif Desa di tahun berjalan, agar Pemerintah Gampong semakin baik dalam pegelolaan Keuangan Gampong dan Pelaksanaan roda Pemerintahan di Gampong.</p>
<p style="text-align: justify;">Keuchik Gampong Kueh&nbsp; , SARIDIN, SE, menyambut baik hasil tersebut. sangat bersyukur dan mengapresiasi keputusan Kementerian Keuangan. Ini merupakan&nbsp; atas kerja keras&nbsp; dalam membangun Gampong yang lebih maju dan sejahtera. Insentif ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di Gampong.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala DPMG Aceh Besar Carbaini, S.Ag, Jum&rsquo;at 13 September 2024 mengatakan, sejak tahun 2023 lalu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan RI telah merubah skema pembagian Dana Desa, dari pagu tahunan yang telah ditetapkan, tidak langsung dibagikan keseluruhannya, akan tetapi disisakan sebahagian guna dibagikan di tahun berjalan kepada Gampong-gampong yang dianggap berkinerja baik dan memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditentukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka sejak adanya kebijakan pemberian Insentif Desa itu, kita Aceh Besar telah menerima sebesar Rp. 32 miliar dari pemerintah Pusat untuk 130 Gampong yang memenuhi kriteria. Untuk tahun 2024 ini berjumlah 115 Gampong yang menerima Pagu Insentif Desa dan masing-masing gampong memperoleh Rp. 132 juta rupiah,&rdquo; sebutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk tahun ini berjumlah 115 Gampong yang menerima pagu insentif desa dan masing-masing gampong memperoleh Rp 132 juta rupiah,&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, Pemkab Aceh Besar berharap agar Pemerintah Gampong terus berbenah dan juga semakin meningkatkan kinerjanya guna meraih bonus yang disediakan Pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dijelaskan, nantinya dana insentiv terrsebut setelah diterima Pemkab Abes akan langsung ditransfer ke desa atau ganpong sesuai peruntukan dan juklak serta juknis yg telah ditentukan. &ldquo;Intinya, dana itu tidak dikelola oleh pihak Pemerintah Kabupaten, tapi langsung dikelola oleh Penerintah Gampong setempat,</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya Insentif Desa tersebut, maka dapat menambah Pagu Dana Desa yang telah diterima dia awal tahun, sehingga semakin banyak kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan di Gampong dapat direalisasikan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Downlod Keputusan Menteri Keuangan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>DAFDAR GAMPONG PENERIMAAN INSENTIF</p>
<p>KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 352 TAHUN 2024 TENTANG RINCIAN INSENTIF DESA SETIAP DESA TAHUN ANGGARAN 2024KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 352 TAHUN 2024 TENTANG RINCIAN INSENTIF DESA SETIAP DESA TAHUN ANGGARAN 2024</p>
<p>&nbsp;</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Admin</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Panduan Layanan Mandiri</title>
                <link>https://www.kueh.desa.id/artikel/2022/04/22/panduan-layanan-mandiri</link>
                <guid>https://www.kueh.desa.id/artikel/2022/04/22/panduan-layanan-mandiri</guid>
                <pubDate>Fri, 22 Apr 2022 19:11:20 +0700</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Panduan Layanan Gampong]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1650655467_stiker.jpg" />
                        Layanan Mandiri memungkinkan warga untuk mengakses data mereka sendiri (seperti biodata dan kartu keluarga) dan mengirimkan laporan /Pengajuan Surat kepada kantor desa melalui web desa.
[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1650655467_stiker.jpg" />
                        <p><strong>Layanan Mandiri</strong> memungkinkan warga untuk mengakses data mereka sendiri (seperti biodata dan kartu keluarga) dan mengirimkan laporan /Pengajuan Surat kepada kantor desa melalui web desa.</p>
<p><img src="https://kueh.desa.id/assets/../desa/upload/media/mandiri%201.jpg" alt="mandiri 1" /> <img src="https://kueh.desa.id/assets/../desa/upload/media/mandiri%202.jpg" alt="mandiri 2" /> <img src="https://kueh.desa.id/assets/../desa/upload/media/mandiri%203.jpg" alt="mandiri 3" /> <img src="https://kueh.desa.id/assets/../desa/upload/media/mandiri%204.jpg" alt="mandiri 4" /> <img src="https://kueh.desa.id/assets/../desa/upload/media/mandiri%205.jpg" alt="mandiri 5" /> &nbsp;&nbsp;</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Admin</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Pargelaran Kerajinan dan Kebudayaan </title>
                <link>https://www.kueh.desa.id/artikel/2021/11/28/pargelaran-kerajinan-dan-kebudayaan-1</link>
                <guid>https://www.kueh.desa.id/artikel/2021/11/28/pargelaran-kerajinan-dan-kebudayaan-1</guid>
                <pubDate>Sun, 28 Nov 2021 15:38:32 +0700</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Produk Gampong]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1638508013_WhatsApp Image 2021-12-03 at 11.57.31 (6).jpeg" />
                        Gampong Kueh Pargelaran Kerajinan dan Kebudayaan di Gampong Kueh Kegiatan yang berlangsung mulai 27-28 November 2021 di Komplek Meunasah Gampong Kueh Kec. Lhoknga menampilkan berbagai potensi kerajinan seni dan kebudayaan,[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1638508013_WhatsApp Image 2021-12-03 at 11.57.31 (6).jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Gampong Kueh </strong>Pargelaran Kerajinan dan Kebudayaan di Gampong Kueh Kegiatan yang berlangsung mulai 27-28 November 2021 di Komplek Meunasah Gampong Kueh Kec. Lhoknga menampilkan berbagai potensi kerajinan seni dan kebudayaan, ragam kuliner tradisional dan potensi hasil bumi, kerajinan serta produk UMKM akan ditampilkan Pergelaran Kerajinan&nbsp; dan Kebudayaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Musliadi selaku Ketua&nbsp; Projec Dokumeter Pargelaran Kerajinan Tangan Rakyat dan Kebudayaan menampilkan potensi seni masyarakat dalam melestarikan budaya kearifan lokal yang ada di Gampong Kueh yaitu sejarah dan budaya masa lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kegiatan ini pihaknya juga menampilkan beberapa produksi makanan seperti dendeng maja, kueh khas Aceh apom Mak Poe, keripik kaca dan makanan lain-lain. Ada juga produksi berupa kerajinan rotan seperti alat rumah tangga, kursi, souvenir, keranjang dan lain-lain. kami berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dalam berpatisipasi dan melestarikan juga mengembangkan berbagai budaya dan kearifan lokal yang ada di Gampong Kueh Lhoknga</p>
<p>Camat Lhoknga Ibnu, S.sos dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah melaksanakan acara ini. Acara seperti ini sangat jarang dilaksanakan, berhubung kita dalam keadaan masa pandemi covid 19. Menurut camat kegiatan ini sudah bisa dilaksakan kembali dikarena kita sudah di new normal akan tetapi sesuai protokol kesehatan yang berlaku.</p>
<p>Selain itu melestarikan seni budaya, dia juga berharap wisatawan domestik maupun mancanegara bisa tertarik untuk datang ke Lhoknga khususnya Gampong Kueh.</p>
<p>&ldquo;Harapan saya selaku Camat Lhoknga semoga acara seperti ini, masyarakat Gampong Kueh Lhoknga bersungguh-sungguh untuk ikut berpartisipasi dalam acara seperti ini,&rdquo; pungkas Ibnu.</p>
<p>Hadir pada acara Pargelaran Kerajinan Tanggan Rakyat dan Kebudayaan Gampong Kueh Lhoknga, Eka Rizkina, S.pd Anggota DPRK Aceh Besar dari fraksi PKS, Camat Lhoknga Ibnu,S,sos, Imuem Mukim Kemukiman Kueh Sudirman, Keuchik Gampong Kueh Ruslaidi dan para Keuchik-Keuchik dalam Kemukiman Kueh Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Admin</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Kreativitas Pengrajin Rotan</title>
                <link>https://www.kueh.desa.id/artikel/2021/09/24/kreativitas-pengrajin-rotan</link>
                <guid>https://www.kueh.desa.id/artikel/2021/09/24/kreativitas-pengrajin-rotan</guid>
                <pubDate>Fri, 24 Sep 2021 15:33:34 +0700</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Produk Gampong]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1632497746_WhatsApp Image 2021-09-23 at 12.59.49 (1).jpeg" />
                        TIM PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT (PKM) DARI FAKULTAS PSIKOLOGI UNMUHA MEMBERIKAN PELATIHAN BASIC DECOUPAGE ART BAGI PENGRAJIN ROTAN DI DESA KUEH &amp;ndash; MUKIM KUEH - LHOKNGA
[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1632497746_WhatsApp Image 2021-09-23 at 12.59.49 (1).jpeg" />
                        <p style="text-align: center;"><strong>TIM PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT (PKM) DARI FAKULTAS PSIKOLOGI UNMUHA MEMBERIKAN PELATIHAN <em>BASIC DECOUPAGE ART</em> BAGI PENGRAJIN ROTAN DI DESA KUEH &ndash; MUKIM KUEH - LHOKNGA</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebanyak 24 orang ibu &ndash; ibu pengrajin rotan yang berasal dari empat gampong di kawasan Lhoknga, yakni Gampong Kueh, Gampong Lamgaboh, Gampong Aneuk Paya dan Gampong Lamcok diperkenalkan seni menghias dengan tehnik <em>Basic Decoupage Art</em>. Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Bapak Ruslaidi, selaku Geuchik Gampong Desa Kueh. Melalui kata sambutannya ia mengatakan bahwa &ldquo;Ia sangat berterima kasih dan sangat mengapreasiasi kegiatan Pengabdian ini karena kegiatan ini, pelatihan decoupage, adalah sesuatu yang baru bagi masyarakat gampong. Karenanya, ia mengajak seluruh peserta pelatihan untuk mengambil ilmu dari kegiatan ini dan kemudian menerapkannya&rdquo;.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua pelaksana kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Ibu Winda Putri Diah Restya., S.Psi., M.A mengatakan bahwa &ldquo;<em>Decoupage</em> adalah cara yang menyenangkan untuk memberikan nilai tambah pada suatu produk, serta sebuah cara yang mudah untuk mendekorasi ulang berbagai media seperti telenan, perabotan lama, piring, nampan, gelas, dan lain sebagainya. Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, tehnik <em>Decoupage</em> juga dapat meningkatkan harga jual suatu produk&rdquo;.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ini merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni melakukan pengabdian kepada masyarakat. &ldquo;Melalui kegiatan ini kami berharap dapat meningkatkan keterampilan, menumbuhkan kreativitas dan dapat membantu ibu &ndash; ibu dalam meningkatkan nilai jual produknya. Jika selama ini produk yang dipasarkan terbatas pada kerajinan berbahan dasar rotan, maka melalui pelatihan ini para pengrajin diharapkan memiliki alternatif produk baru untuk dipasarkan&rdquo;, paparnya saat ditemui di balai desa, Gampong Kueh, Kecamatan Lhoknga &ndash; Aceh Besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Winda dan juga Nur Hasmalawati (tim pelaksana PKM), yang berprofesi sebagai Dosen Tetap di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh menjelaskan bahwa <em>Decoupage</em> adalah seni yang telah dimulai sejak Abad ke 12 silam. Kata <em>Decoupage</em> sendiri berasal dari Bahasa Perancis yang berarti memotong, menggunting dan kemudian menempelkan potongan&ndash;potongan bahan (biasanya berupa napkin atau tissue khusus decoupage) pada media tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses pelatihan <em>basic decoupage art</em> dimulai dengan kegiatan mengamplas media seni (telenan), mengecatnya dengan cat khusus <em>decoupage</em> (cat acrylic), menggunting/memotong napkin sesuai dengan pola yang dikehendaki, kemudian menempelkannya pada media seni dan diberi sentuhan akhir berupa varnish agar pola atau gambar dari napkin dapat terlihat seperti seolah&ndash;olah dilukis pada objek.</p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir dari pelatihan dan pendampingan ini para peserta mendapatkan keahlian baru <em>(new skill)</em> terutama dalam hal tehnik pembuatan produk seni melalui <em>basic decoupage art.</em> Selain itu dihasilkan juga 26 telenan yang telah dihias dengan tehnik <em>decoupage</em> dan 5 <em>clucth</em> anyaman yang siap untuk dipasarkan. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian <em>feed back</em> dari para peserta pelatihan, rencana tindak lanjut program dan foto bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemerintah Gampong Kueh terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga masyarakatnya melalui peningkatan kapasitas terhadap kelompok pengrajin anyaman rotan setiap kerajinan diperlukan sebuah inovasi untuk mengikuti perkembangan zaman atau pasaran, sehingga kerajinan secara turun-temurun ini akan tetap lestari namun saat belikan di pasaran tetap menarik peminat para pembelinya dengan adanya pelatihan ini tidak ada lagi penjualan anjat, karena anjat dianggap sebagai sebuah produk lokal yang kalah bersaing dengan jenis produk modern.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Admin</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Vidio Produk Gampong Kueh</title>
                <link>https://www.kueh.desa.id/artikel/2021/08/05/vidio-produk-gampong-kueh</link>
                <guid>https://www.kueh.desa.id/artikel/2021/08/05/vidio-produk-gampong-kueh</guid>
                <pubDate>Thu, 05 Aug 2021 06:03:18 +0700</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Produk Gampong]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1628143418_NN.jpg" />
                        [...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.kueh.desa.id/desa/upload/artikel/sedang_1628143418_NN.jpg" />
                        <p style="text-align: center;"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/Q8OZDHZpNVI" width="300" height="168" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Admin</dc:creator>
            </item>
            </channel>
</rss>
